Distan Bagikan Disinvektan ke Peternak Babi

  • 03 Maret 2020
  • Oleh: Dinas Pertanian, Tanaman Pangan & Hortikultura Kota Denpasar
  • Dibaca: 350 Pengunjung

          Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Distan Kota Denpasa, drh. Made Ngurah Sugiri, di dampingi Kasi Kesehatan Hewan, drh. Ida Ayu made Sri Martini, mengatakan pihaknya memberikan bantuan disinvektan, kepada kelompok ternak dan masyarakat yang memelihara babi untuk melakukan penyemprotan kandang secara mandiri, karena jika kandang babi sudah disemprot dengan disinvektan dan dibersihkan, maka babi akan terhindar dari penyakit. “kami harapkan peternak babidan masyarakat yang telah mendapatkan bantuan tidak lagi menunggu petugas. Melainkan bisa melakukan penyemprotan kandang sendiri agar terhindar dari virus, “kata Ngurah Sugiri.

         Ngurah Sugiri mengungkapkan, penyemprotan kandang babi terus dilakukan secara instensif, sejak merebaknya kasus virus penyerangan ternak babi. Pihaknya juga sudah melakukan penyemprot kandang babi door to door (dari rumah ke rumah). Saat melakukan penyemprotan juga dilakukan sosialisasi kepada peternak babi dan masyarakat agar kandang yang dipakai memelihara babi tetap bersih.

          “Kita minta peternak babi secara mandiri melakukan disinveksi ini. Pemkot Denpasar Melalui Dinas Pertanian membantu sentra-sentra peternakan babi, seperti di Sesetan dan Pedungan, disusul Tanjung Bungkak, Sumerta Kelod, Padang Sambian Kaja yang merupakan peternakan babi sentra rakyat, “kami terus melakukan spaying tau penyemprotan, baik yang dilakukan pemerintah maupun peternak  sendiri untuk menjaga kandang agar tetap bersih, “ucapnya.

          Ngurah Sugiri mengakui virus yang menyerang babi di Kota Denpasar sampai sekarang ini belum diketahui secara pasti. Bahkan sampel darah babi masih di uji di laboratorium balai Veteriner Pusat di Medan, Sumatra Utara. Sampai saat ini belum ada vaksin atau obat untuk penyembuhan virus tersebut. “Upaya pencegahan dan pengendalian yang dilakukan  adalah pemeriksaan yang ketat dan melakukan dektotaminasidengan disinvektan melalui proses desinveksi praying memakai disinvektan menggunakan formalin, yodium dan florin,” papar Ngurah Sugiri.


  • 03 Maret 2020
  • Oleh: Dinas Pertanian, Tanaman Pangan & Hortikultura Kota Denpasar
  • Dibaca: 350 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Ir. I Gede Ambara Putra, M. Agb

01

Jun

Kadus jematang

LPJ padam


31

May

I WAYAN YOGA ANJASMARA

Gorong gorong mampet


29

May



Apakah Informasi yang tersaji pada Website Dinas Pertanian, Tanaman Pangan & Hortikultura Kota Denpasar, bermanfaat bagi Anda?